Skip to content
  • Minggu, 31 Mei 2026
  • 9:58 pm
  • Follow Us
Berita Kabar

Berita Kabar

  • Home
  • BERITA UMUM
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • Home
  • Di Balik Gemerlap Prince Group, Ada Jaringan Kriminal Rp 249 Triliun
berita umum internasional

Di Balik Gemerlap Prince Group, Ada Jaringan Kriminal Rp 249 Triliun

Bambang Hamidi Okt 25, 2025 0

Denpasar – Chen Zhi, miliarder muda dan wajah gemerlap bisnis Kamboja, ternyata menyembunyikan sisi gelap di balik kerajaan bisnisnya. Pria berusia 37 tahun itu resmi ditetapkan sebagai pemimpin sindikat penipuan siber dan keuangan transnasional terbesar di Asia oleh otoritas Amerika Serikat dan Inggris.
Melansir detikFinance, Sabtu (25/10/2025), Chen Zhi atau yang dikenal juga sebagai Vincent, merupakan pendiri sekaligus ketua Prince Holding Group (Prince Group), sebuah konglomerat multinasional yang berpusat di Kamboja.

Perusahaan ini mengklaim berfokus pada sektor properti mewah, jasa perbankan, perhotelan, konstruksi, jaringan minimarket, hingga merek jam tangan mewah. Namun, penyelidikan mengungkap Prince Group beroperasi sebagai jaringan organisasi kriminal.

Modus Penipuan dan Pencucian Uang
Dalam praktiknya, jaringan Chen terlibat dalam penipuan mata uang kripto, pencucian uang, serta eksploitasi korban perdagangan manusia. Aktivitas ini diduga menghasilkan hingga US$ 30 juta atau sekitar Rp 498 miliar (kurs Rp 16.600 per dolar) setiap hari bagi Chen dan rekan-rekannya.

Suap dan Aset Kripto
Menurut dokumen dakwaan Kejaksaan AS, pada 2019 Chen membeli kapal pesiar senilai US$ 3 juta (sekitar Rp 49,8 miliar) untuk seorang pejabat senior di pemerintahan asing yang tidak disebutkan namanya.

Sekitar tahun 2020, Chen diduga telah mengumpulkan aset hasil pencucian uang senilai 127.271 bitcoin atau sekitar US$ 15 miliar (Rp 249 triliun) di sejumlah dompet kripto miliknya.

Pihak berwenang juga menuduh Chen dan jaringannya menyuap pejabat di China dan negara lain agar terhindar dari penyelidikan dan penggerebekan di kompleks kerja paksa yang dikelolanya.

Pada April 2023, Chen diketahui melakukan perjalanan ke Amerika Serikat menggunakan paspor diplomatik yang diduga diperolehnya setelah memberikan jam tangan mewah sebagai suap kepada seorang pejabat asing.

Atas tindakannya, Chen didakwa secara in absentia di New York atas tuduhan konspirasi pencucian uang dan penipuan melalui kawat bersama beberapa rekannya.

Namun hingga kini, Chen masih bebas dan tidak menghadapi ancaman hukum di Kamboja karena negara tersebut tidak memiliki perjanjian ekstradisi dengan Amerika Serikat.

About The Author

Bambang Hamidi

See author's posts

Bambang Hamidi

Website: http://beritakabar.news

Related Story
Berita Tekini berita umum hukum nasional Polri
Adi Mambrasar Puji Kiprah Satgas Damai Cartenz, Humanis dalam Pelayanan, Tegas dalam Penegakan Hukum
Nadya Febisari Mei 30, 2026
Berita Tekini berita umum nasional Polri
Patroli Gabungan dan Razia Malam di Nabire, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Amankan Senjata Tajam
Nadya Febisari Mei 29, 2026
Berita Tekini berita umum nasional Polri
Tokoh Masyarakat Papua Apresiasi Peran Satgas Damai Cartenz Jaga Stabilitas Keamanan
Nadya Febisari Mei 28, 2026
Bansos Berita Tekini berita umum Polri
Momentum Iduladha, Kapolresta Bengkulu Berbagi Hewan Kurban untuk Warga
Nadya Febisari Mei 27, 2026
Berita Tekini berita umum nasional Polri
Jalin Kebersamaan, Satgas Humas Ops Damai Cartenz-2026 Gelar Tatap Muka Bersama Wartawan di Jayapura
Nadya Febisari Mei 27, 2026
Bansos Berita Tekini berita umum nasional pendidikan Polri
Ops Damai Cartenz Berbagi Kasih, Hadirkan Bantuan dan Pelayanan Kesehatan bagi Warga Pelosok Timika
Nadya Febisari Mei 26, 2026
Berita Tekini berita umum Polri
Kapolda Bengkulu Laksanakan Peninjauan dan Pengecekan Personel serta Sarana Prasarana di Mapolda Bengkulu
Nadya Febisari Mei 26, 2026
Berita Tekini berita umum nasional olahraga Polri
TIM BASKET BHAYANGKARA BRIMOB RAIH JUARA 1 KASAU CUP 2026 BASKETBALL TOURNAMENT
Nadya Febisari Mei 25, 2026
Berita Tekini berita umum hukum Kriminal nasional Polri
Waka BGN Perkuat Koordinasi dengan Polri, Pastikan Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG Ditindak Tegas
Nadya Febisari Mei 25, 2026
Berita Tekini berita umum hukum Kriminal nasional Polri
Bareskrim Polri Ungkap Hasil Investigasi Awal Blackout Sumatera, Dipastikan Tidak Ada Unsur Sabotase
Nadya Febisari Mei 25, 2026

Leave a Reply
Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YOU MAY HAVE MISSED
Berita Tekini berita umum hukum nasional Polri
Adi Mambrasar Puji Kiprah Satgas Damai Cartenz, Humanis dalam Pelayanan, Tegas dalam Penegakan Hukum
Nadya Febisari Mei 30, 2026
Berita Tekini berita umum nasional Polri
Patroli Gabungan dan Razia Malam di Nabire, Satgas Ops Damai Cartenz 2026 Amankan Senjata Tajam
Nadya Febisari Mei 29, 2026
Berita Tekini berita umum nasional Polri
Tokoh Masyarakat Papua Apresiasi Peran Satgas Damai Cartenz Jaga Stabilitas Keamanan
Nadya Febisari Mei 28, 2026
Bansos Berita Tekini berita umum Polri
Momentum Iduladha, Kapolresta Bengkulu Berbagi Hewan Kurban untuk Warga
Nadya Febisari Mei 27, 2026

Copyright © 2024 | Powered by beritakabar.news | Provo News by ThemeArile

  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber