Skip to content
  • Kamis, 16 Juli 2026
  • 4:44 pm
  • Follow Us
Berita Kabar

Berita Kabar

  • Home
  • BERITA UMUM
  • HUKUM
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • TEKNOLOGI
  • Home
  • Kapolda Bengkulu Perintahkan Jajarannya Selidiki Penyebab Kematian Dua Gajah
Berita Tekini berita umum hukum Kriminal nasional Polri

Kapolda Bengkulu Perintahkan Jajarannya Selidiki Penyebab Kematian Dua Gajah

Nadya Febisari Mei 1, 2026 0

Bengkulu – Kapolda Bengkulu, Irjen. Pol. Mardiyono, memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan penyebab kematian dua gajah di konsesi PT. Bentara Agra Timber (BAT), Kawasan Hutan Produksi (HP), Air Teramang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis (30/4/2026).

“Kemarin kami mendapat informasi dari masyarakat ditemukan dua bangkai gajah di Kabupaten Mukomuko, saat ini kami sedang melakukan penyelidikan apa penyebab kematiannya dan akan ditindaklanjutinya dengan penyidikan,” ujar Kapolda Bengkulu, Irjen. Pol. Mardiyono, di sela-sela peringatan hari buruh internasional di Bengkulu, Jumat (1/5/2026).

Ia melanjutkan, apabila ditemukan pelanggaran tindak pidana akan ditindak secara profesional.

“Apabila hasil penyelidikan dan penyidikan maka kami akan tindak secara profesional,” tegas dia.

Dua ekor gajah ditemukan mati dalam wilayah konsesi PT. Bentara Agra Timber (BAT), Kawasan Hutan Produksi (HP), Air Teramang, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis (30/4/2026). Dua ekor gajah ini terdiri satu induk dan satu ekor anakan yang belum diketahui jenis kelaminnya.

Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Said Jauhari, membenarkan ditemukannya dua ekor gajah yang mati tersebut.

“Kami awalnya mendapatkan informasi ada dua gajah mati itu dari masyarakat kemudian masyarakat melapor kepada kami,” ujar Said Jauhari, dikonfirmasi telepon, Kamis (30/4/2026).

Mendapatkan laporan tersebut BKSDA mengirimkan tim menuju lokasi untuk melakukan nekropsi atau pembedahan pemeriksaan sistematis pada bangkai hewan untuk mengetahui penyebab kematian.

“Tim sekarang sudah menuju lokasi untuk melakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab kematian,” sebutnya.

Sebelumnya lokasi tempat ditemukannya kematian gajah ini merupakan kawasan Bentang Sebelat yang merupakan wilayah bermain dan hidup habitat gajah dilindungi. Kehidupan gajah mulai terganggu akibat massifnya perambahan kawasan hutan akibat perkebunan sawit ilegal.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kehutanan, Rohmat Marzuki, dalam kunjungan ke Bengkulu beberapa bulan lalu mengemukakan gajah sumatera yang hidup di Bentang Sebelat, Provinsi Bengkulu, tersisa 25 ekor, karena terdesak perambahan hutan oleh perkebunan sawit.

Hal ini dikatakannya saat mengunjungi di Kawasan koridor gajah Bentang Alam Sebelat, tepatnya, Hutan Produksi Terbatas (HPT), Lebong Kandis, Desa Lubuk Talang, Kecamatan Malin Deman, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

“Saat ini di Bentang Sebelat teridentifikasi 25 ekor gajah, 10 ekor gajah jinak di Taman Wisata Alam (TWA) Sebelat, lima ekor gajah di HP Air Teramang, HPT Air Ipuh II dan HPT Air Ipuh I atau dikonsesi PT. Bentara Arga Timber (BAT).

Kemudian di HPT Lebong Kandis dan HP Air Rami atau dalam konsesi PT. Anugerah Pratama Inspirasi (API) terdapat enam ekor gajah liar, dan empat ekor gajah jantan liar.

“Total tersisa 25 ekor. Yang berada dalam dua koloni terpisah antara HP Air Ipuh II dan HP Air Rami terputus karena perambahan,” katanya.

Namun ia mengaku masih ditemukan tiga ekor gajah anak yang dikawal dua gajah dewasa. Menandakan gajah liar masih berkembang biak.

Terdesaknya habitat gajah akibat rusaknya hutan karena perambahan sawit menjadi perhatian pemerintah secara serius. Kata dia, Instruksi presiden dan Menhut tegas, mengamankan kawasan hutan yg menjadi kantong gajah di Indonesia termasuk di Bentang Sebelat, Bengkulu.

Selain gajah, seekor harimau sumatera dikabarkan ditemukan mati di SP 4, Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis (30/4/2026).

Temuan bangkai harimau tersebut disebutkan berada di aliran anak sungai di Desa Bukit Makmur. Temuan bangkai harimau ini dilaporkan oleh masyarakat ke pihak BKSDA.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Bengkulu, Agung Nugroho, ketika dikonfirmasi menyatakan pihaknya sedang melakukan klarifikasi laporan tersebut.

“Informasi sedang diklarifikasi tim ke lapangan,” kata Agung Nugroho, dikonfirmasi telepon, Jumat (1/5/2026).

Hal yang sama juga ditambahkan, Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), Said Jauhari, bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan ke lokasi.

“Informasinya kami sudah terima namun laporan detil dari lapangan masih dikumpulkan, termasuk terkait jenis kelamin, di mana lokasinya, hingga apa penyebab matinya harimau tersebut,” papar dia.

Hingga saat ini pihak BKSDA masih mengirimkan tim ke lapangan untuk memastikan laporan terkait kematian harimau sumatera tersebut.

About The Author

Nadya Febisari

See author's posts

Nadya Febisari

Website:

Related Story
Berita Tekini berita umum nasional Polri
Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Nadya Febisari Jul 16, 2026
Berita Tekini berita umum internasional
Diaspora Papua di Inggris Bahas Strategi Pembangunan Papua bersama Mahasiswa Doktoral Internasional
Nadya Febisari Jul 16, 2026
Berita Tekini berita umum nasional
Astamaops Kapolri Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Tekankan Pendekatan Humanis dan Kesehatan Personel
Nadya Febisari Jul 15, 2026
Berita Tekini
Astamaops Kapolri Berbagi Semangat Belajar Bersama Anak-Anak Papua di Pusat Olah Seni Wesaput
Nadya Febisari Jul 15, 2026
Berita Tekini berita umum hukum
Prof. Juanda: Penetapan Tersangka FA Tanpa Pemeriksaan Calon Tersangka Tetap Sah Secara Hukum
Nadya Febisari Jul 15, 2026
Berita Tekini berita umum Kriminal Polri
Polda Bengkulu Serahkan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan Tahap II ke Kejaksaan Negeri Bengkulu
Nadya Febisari Jul 15, 2026
Berita Tekini berita umum Kriminal nasional Polri
Ditreskrimsus Polda Jambi Ungkap Pembobolan Bank Jambi Rp144,82 Miliar, Tiga Tersangka Diamankan
Nadya Febisari Jul 15, 2026
Berita Tekini
3 (Tiga) Polsek Jalin Silaturahmi dengan Koramil 407-05 RA, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Nadya Febisari Jul 14, 2026
Berita Tekini
Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Perkuat Kerja Sama Penegakan Hukum Internasional
Nadya Febisari Jul 14, 2026
Berita Tekini
Polsek Polsek Selebar, Polsek Kampung Melayu dan Polsek KSKP P.Baai Bengkulu Perkuat Sinergitas melalui Silaturahmi ke Komando Distrik Militer 0407/KB-Koramil 407-07/KM
Nadya Febisari Jul 14, 2026

Leave a Reply
Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

YOU MAY HAVE MISSED
Berita Tekini berita umum nasional Polri
Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus
Nadya Febisari Jul 16, 2026
Berita Tekini berita umum internasional
Diaspora Papua di Inggris Bahas Strategi Pembangunan Papua bersama Mahasiswa Doktoral Internasional
Nadya Febisari Jul 16, 2026
Berita Tekini berita umum nasional
Astamaops Kapolri Tinjau Wilayah Operasi di Papua, Tekankan Pendekatan Humanis dan Kesehatan Personel
Nadya Febisari Jul 15, 2026
Berita Tekini
Astamaops Kapolri Berbagi Semangat Belajar Bersama Anak-Anak Papua di Pusat Olah Seni Wesaput
Nadya Febisari Jul 15, 2026

Copyright © 2024 | Powered by beritakabar.news | Provo News by ThemeArile

  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber